Header Ads

Kok cuma 1000 rupiah?

Minggu kemarin (10 mei 2015), serentak di seluruh Indonesia. Para pemuka pemuda Indonesia melakukan penggalangan dana untuk korban gempa yang melanda Nepal beberapa waktu lalu.
Acara ini diinisiasi oleh Yayasan Gerakan Mari Berbagi dibawah pimpinan bang Azwar Hasan yang merupakan putra terbaik Aceh yang kini sudah menetap di Jakarta.

Aceh pun, tak luput untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Jika di kota-kota lain seperti Palu (Sulawesi Tengah), Denpasar, Tangerang, Jakarta, Yogyakarta, Balikpapan, Palembang, Bandung, dan makassar melakukannya di Car Free Day. Takbegitu dengan Aceh, lapangan Blang Padang menjadi sasaran para manusia di atas rata-ratanya.

Lapangan Blang Padang kami pilih dengan alasan karena disini menjadi pusat kebugaran untuk seluruh warga kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Tepat pukul 7 pagi, saya, Auliya dan bg Munawar memulai aksi A Journey of Receiving. Yaa, bahasa yang lebih sederhananya “mengemis”  hahaha.
Saya dan Auliya tanpa rasa malu lagi melakukan penggalangan dana, sedangkan bg Munawar hanya bertindak sebagai paparazzi alias tukang foto. Foto pun dilakukan sering dalam jarak yang lumayan jauh.

“1000 RUPIAH pak bu, untuk korban gempa Nepal” sapa ku ke beberapa pengunjung sambil menyodorkan  kardus bekas mie instan.
Jlep, jlep, ting, ting. Beberapa lembar rupiah baik 1000 rupiah, 5 000 rupiah atau bahkan 10000 rupiah. Mulai deh, ada penampakan di kardus ini.




Selagi terus mencari mangsa, tiba-tiba saja saya melihat ada seorang yang wajahnya tak asing bagi saya. “BU, masih ingat saya, ini Aula” sapa ku sok akrab. “Eh, kamu Aula” Balasnya singkat. 3 detik berselang DUAM. Sebuah tamparan hebat mendarat dengan sempurna di wajah ku yang imut-imut ini. “Aduh”. “Lagi apa disini Aula?” tanyanya “Sedang melakukan penggalangan dana untuk Nepal bu. Hanya 1000 rupiah, Insya Allah jika ikhlas dapat pahala bu” ceramah ku singkat sambil menahan sakit akibat bom atom olehnya.


“Oww, kalau  kamu yang minta Ibu kasih” katanya sambil menyodorkan uang 10000 rupiah ke dalam kardus. “Sekali-kali ke sekolah lah Aula”tambahnya lagi.
"Insya Allah bu, terima kasih banyak. Semoga berkah" doa dengan muka masih menahan rasa sakit akibat tamparan nya. Seumur-umur aku sekolah, baru kali ini dapat tamparan dari seorang guru. Ternyata ditampar itu sakit yaaa.

Jelajah untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk korban gempa Nepal kembali dilanjutkan. Kali ini, saya dan Auliya serta bang Muna (gak pakek fik yaaa. *peace bg Muna) mengambil arah yang belum kami lalui.

"sumbangan pak, bu, dek, kak." sapa Auliya teman ku ke seluruh orang yang dijumpainya. Hahaha, hasilnya kadang membahagiakan, kadang menyedihkan. Karena kami keseringan di cuekin oleh beberapa pengunjung. Jika melihat kejadian seperti ini, dalam hati ku memberontak. "Ni orang belum pasti belum kena ajar sama gelombang tsunami. Senyum dikit kek" demam ku jengkel.

Iya Sbders, jangankan ngasih donasi, senyum aja susah banget terlempar dari wajahnya. Padahal, berbagi itu kan gak selalu harus dalam bentuk materi. Senyuman juga senjata yang paling ampuh dalam berbagi.

Sambil Auliya terus menjalankan aksinya, aku pun tak mau ketinggalan menebarkan pesona ke-raja-an ku kepada setiap pengunjung saat itu. 

"1000 rupiah pak, untuk korban gempa Nepal" sapa ku dengan manis.

"KOK CUMA 1000 RUPIAH, UNTUK KORBAN BENCANA YANG BANYAK LAH" balas salah satu pengunjung yang meletakkan recehan 10.000 rupiah kedalam kardus yang ku bawa. Dari postur tubuh pengunjung ini dapat ku ketahui, bahwa dia seorang lelaki. Hehehe.


"Iya pak, ini hanya tulisan. Bila ada yang mau menyumbang lebih, silahkan. Kami menulis 1000 agar orang cepat tergerak untuk menyumbang. Terima kasih ya pak, semoga berkah" teriak ku kecil karena sang bapak sudah beberapa langkah di depan ku.


Penggalangan dana di Blang Padang ini hanya kami lakukan selama kurang lebih selam 1 jam. Hal ini dikarenakan semua dari kami telah dinanti oleh agenda yang lain.

Adapun donasi yang hari itu terkumpul sejumlah Rp. 154.000,00. Hingga sekarang pun, kami masih terus melakukan penggalangan dana. Secara nasional, malam puncaknya akan sama-sama dirayakan di Alun-Alun Kota Bandung 17 mei mendatang.
Nah, jika sahabat Sbders mau menyumbang.
Boleh langsung ke Rekening GMB, sesuai di foto dibawah ini:
Atau langsung menghubungi saya baik melalui telepon/ wa di : 085277499721


Mau tau bagaimana keseruan kami in action?
silahkan klik ini :

https://www.youtube.com/watch?v=-Mp5S1yJnqE